SMA Negeri 11 Kota Bengkulu Gelar In House Training untuk Tingkatkan Kompetensi Guru

Bengkulu, swara-terkini.com 06/10/2025-SMA Negeri 11 Kota Bengkulu menggelar kegiatan In House Training (IHT) sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, pada tanggal 6, 7, dan 8 Oktober 2025 ini, diikuti oleh seluruh guru di lingkungan sekolah.

Acara pembukaan IHT turut dihadiri oleh Pj Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Rainer Atu, S.E., M.Pd. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah provinsi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan, khususnya di tingkat satuan pendidikan menengah.


Kepala SMA Negeri 11 Kota Bengkulu, Hesti Yuliani, S.Pd., M.Pd menjelaskan bahwa kegiatan IHT merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Pendidikan untuk memperkuat sumber daya manusia di lingkungan sekolah. Menurutnya, IHT ini menjadi wadah pembelajaran mendalam bagi guru agar terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan sesuai perkembangan kurikulum serta teknologi pendidikan.

Selama pelatihan berlangsung, para siswa tetap melaksanakan kegiatan belajar melalui tugas pengayaan di kelas yang didampingi oleh mahasiswa PPL. Sebanyak 15 mahasiswa PPL terlibat dalam kegiatan ini, masing-masing mendampingi satu kelas untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik.

Hesti menegaskan bahwa IHT bukan sekadar formalitas atau seremoni, tetapi diharapkan dapat membawa perubahan pola pikir guru dari pola pikir tetap/PPT (fixed mindset) menjadi pola pikir berkembang/PPB (growth mindset). Dengan demikian, kegiatan ini benar-benar sejalan dengan arahan Kementerian Pendidikan agar peningkatan kompetensi guru dapat dilakukan secara berkelanjutan dan berdampak nyata.

Kegiatan IHT di SMA Negeri 11 Kota Bengkulu menghadirkan narasumber Rifai, yang memberikan bimbingan langsung kepada peserta dalam berbagai sesi pelatihan. Hesti berharap hasil dari IHT ini mampu melahirkan produk pembelajaran yang inovatif serta memastikan penggunaan dana negara benar-benar tepat sasaran dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Redaksi/Hendri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *