Berita  

Siswa SMP 19 Air Tenang Hanyut di Sungai Ketahun Saat Kegiatan Kemah Kecamatan

Bengkulu Utara, swara-terkini.com 29/08/2025– Suasana duka tetangga SMP Negeri 19 Air Tenang, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara. Seorang siswanya, berinisial YA (14), kelas VIII, warga Desa Teluk Anggung, melaporkan hanyut di Sungai Ketahun pada Jumat (29/8/2025) sekitar pukul 07.00 pagi, saat mengikuti kegiatan pendakian.

Kegiatan kemah tersebut diselenggarakan oleh pihak Kecamatan Napal Putih dan diikuti oleh berbagai jenjang sekolah, mulai dari SD, SMP hingga SMK. Lokasi acara dipusatkan di Desa Muara Santan, tepat di tepi Sungai Ketahun.

Berdasarkan keterangan sejumlah Saksi, kejadian bermula ketika beberapa siswa mandi bersama di sungai setelah rangkaian kegiatan pagi selesai. YA ikut berenang bersama teman-temannya, namun tiba-tiba arus deras menyeret tubuhnya hingga terbawa aliran. Usaha teman-temannya untuk membantu tidak berhasil, sehingga korban langsung hanyut dan menghilang dari pandangan.


Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera berupaya melakukan pencarian. Pihak sekolah, perangkat desa, serta panitia kegiatan turut membantu menyisir tepian sungai menggunakan perahu dan peralatan seadanya. Hingga siang hari, korban belum juga ditemukan.

Panitia kegiatan kemah, saat dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut. Salah seorang panitia menyampaikan bahwa sejak korban dilaporkan hanyut, pencarian langsung dilakukan bersama warga dan pihak sekolah. “Kami prihatin atas kejadian ini dan terus berupaya agar korban segera ditemukan,” ungkapnya.

Kepala Desa Teluk Anggung juga menegaskan bahwa masyarakat setempat, relawan, dan aparat terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai untuk memperluas pencarian daerah.

Tragedi ini membuat pihak penyelenggara mengambil langkah tegas dengan membubarkan kegiatan yang lebih awal. Padahal, hari tersebut merupakan hari pertama pelaksanaan kegiatan. Pembubaran dilakukan demi menghormati keluarga korban sekaligus menghindari risiko serupa terhadap peserta lain.

Peristiwa ini mengundang perhatian banyak pihak. Kegiatan kemah yang aslinya bertujuan mempererat kebersamaan dan menumbuhkan kemandirian siswa, bahkan menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan lingkungan sekolah.

Hingga berita ini diterbitkan, YA yang merupakan warga Desa Teluk Anggung masih dalam pencarian. Suasana cemas dan haru membuat keluarga serta teman-teman korban di SMP Negeri 19 Air Tenang.

Redaksi/Maya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *