Bengkulu Tengah 05/05/2025 swara-terkini.com -Pemerintah Desa Karang Tinggi memulai langkah awal pembangunan fisik anggaran tahun 2025 dengan menggelar kegiatan penetapan titik nol seperti JUT (Jalan Usaha Tani) di salah satu kawasan strategis perkebunan kelapa sawit milik warga. Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya program pembangunan infrastruktur desa yang telah dirancang bersama melalui musyawarah sebelumnya.

Suasana penuh keakraban dan semangat gotong royong mewarnai kegiatan tersebut. Warga dari berbagai kalangan tampak hadir, mulai dari Camat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga kelompok ibu-ibu dan pemuda desa. Mereka berkumpul, menyaksikan secara langsung penetapan titik awal pembangunan yang akan menghubungkan kawasan perkebunan dengan akses jalan utama desa.
Kepala Desa Karang Tinggi dalam berbagai hal menyampaikan bahwa pembangunan fisik yang akan dilaksanakan merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Jalan infrastruktur yang memadai diharapkan dapat melancarkan distribusi hasil pertanian dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara menyeluruh.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan yang telah disepakati bersama. Masyarakat menyambut baik rencana pembangunan ini, karena diyakini akan membawa dampak positif bagi aktivitas sehari-hari mereka, khususnya para petani dan pedagang kecil.
Tak hanya menjadi kegiatan seremonial, penetapan titik nol ini juga menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam membangun secara transparan dan partisipatif. Melalui keterlibatan langsung masyarakat, pembangunan fisik desa bukan sekadar proyek tahunan, melainkan bagian dari proses membangun masa depan bersama.
Pemerintah desa berharap, seluruh proses pembangunan nantinya dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi warga. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah desa dan masyarakat, pembangunan Desa Karang Tinggi pada tahun ini diharapkan menjadi contoh nyata kemajuan desa berbasis partisipasi dan semangat kebersamaan.
(Redaksi/Hendra)













