Seluma swara-terkini.com 07/08/2025– Aktivitas judi sabung ayam kembali menjadi sorotan masyarakat di Kabupaten Seluma. Kali ini, dugaan praktik ilegal tersebut mencuat di Desa Maras Bantan, Kecamatan Semidang Alas Maras, yang diduga berlangsung secara diam-diam namun rutin.
Menurut informasi yang dihimpun dari sejumlah warga, kegiatan tersebut dipimpin oleh seorang pria yang dikenal dengan nama Mizi. Aktivitas sabung ayam ini diduga kerap mengundang peserta dari desa-desa sekitar dan berlangsung di lokasi tersembunyi untuk menghindari pantauan aparat keamanan.
Warga menyatakan bahwa praktik sabung ayam tersebut bukan sekadar permainan, melainkan telah mengandung unsur perjudian. Hal ini dinilai sangat meresahkan karena berpotensi merusak moral masyarakat, mengganggu ketertiban umum, dan menimbulkan konflik sosial di lingkungan sekitar.
“Kegiatan seperti ini sangat meresahkan. Selain merusak moral, juga bisa memicu pertikaian antarpeserta dan berdampak buruk bagi generasi muda,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Namun, yang menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat adalah tidak adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum. Beberapa warga bahkan menyebut adanya kesan pembiaran terhadap aktivitas ilegal tersebut. “Kami heran, seolah-olah kegiatan ini kebal hukum. Padahal sudah lama berlangsung,” tambah warga lainnya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian maupun aparat pemerintah desa terkait dugaan kegiatan tersebut. Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan dan menindak tegas jika terbukti ada pelanggaran hukum.
Tokoh masyarakat setempat mengimbau agar warga tetap waspada dan tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum. Ia juga meminta agar masyarakat proaktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.
Penegakan hukum yang adil dan tidak pandang bulu sangat dibutuhkan untuk menjaga ketertiban serta moralitas masyarakat. Diharapkan pihak berwenang dapat segera mengambil langkah tegas guna menghindari dampak sosial yang lebih luas.
Redaksi/Hendra













