Kota bengkulu swara-terkini.com 23/02/2025 hasil Investigasi Tim awak media Penjualan Buku LKS Dilarang, Fhoto Walikota diduga jadi Ajang Bisnis Diknas
Sandos : “Walikota didampingi Gubernur Bengkulu sudah menyampaikan larangan pungutan atau apapun disekolah, Fhoto Walikota dan Wakil dijadikan ajang bisnis terstruktur sudah merusak citra dan menjatuhkan marwah dunia Pendidikan terkhusus di kota Bengkulu”.
Kota Bengkulu. swara-terkini.com menyelusuri fakta yang ada temuan di lapangan beberapa hari ini, bahwa seluruh kepala sekolah SD dan SMP se-kota Bengkulu untuk membeli Fhoto Walikota dan wakil walikota di duga disusun rapi oleh diknas Kota Bengkulu,
Walikota dan Gubernur Bengkulu pasca telah dilantik secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan langsung mengikuti pelatihan kepemimpinan di Magelang sampai dengan 27 Februari 2025 mendatang.
Walikota DR.Dedy Wahyudi dengan sapaan bang Dewa melalui akun tiktok menyampaikan ” seluruh guru – guru dilarang memungut atau meminta membeli buku – buku LKS disekolah”, namun sepertinya pihak sekolah – sekolah yang ada di kota Bengkulu diwajibkan membeli atau membayar fhoto Walikota dan wakil walikota sebesar Rp.500.000.00, lima ratus ribu rupiah yang di Indikasi mendapatkan perintah dari kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Bengkulu.
Dari pantauan tim dilapangan baru sebanyak 62 sekolah yang diwajibkan membeli fhoto Walikota tersebut dan sudah membayar dengan dalih melalui harles orang kepercayaan dari kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Bengkulu A.Gunawan.S. Jadi.
Tomi Hardianto S.kom sebagai ketua lembaga lentera RI sangat menyayangkan adanya dugaan pungli seperti ini di lingkungan dinas pendidikan kota Bengkulu, Tak ada rotan akarpun jadi patut pepatah tersebut disandang oleh seorang kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Bengkulu A.Gunawan.S Sos.
Seluruh masyarakat Indonesia bahkan duniapun dapat mengakses link tiktok yang beredar terkait ucapan Walikota didamping Gubernur Bengkulu, Namun sepertinya tidak berlaku bagi seorang kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Bengkulu.
Diduga adanya kewajiban setiap sekolah-sekota Bengkulu membayar fhoto Walikota dan wakil Walikota dijadikan bisnis oleh kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Bengkulu, merupakan hal yang tidak sepatutnya dilakukan oleh kadis tersebut, cukup sudah korupsi berjam-jam dilakukan semasa menjadi Sekretaris DPRD, ditambah dengan salinan seluruh buku bahkan fhoto Walikota dijadikan ajang mumpung ”
Daftar Sekolah yang mesan
Foto+bingkai
Walikota dan Wakil Walikota Terpilih.
1. SDN 77
2. SDN 38
3. SDN 32
4. SDN 81
5. SDN 68
6. SDN 71
7. SDN 18
8. SDN 41
9. SDN 17
10. SDN 67
11. SDN 09
12. SDN 74
13. SDN 27
14. SDN 20
15. SDN 43
16. SDN 57
17. SDN 50
18. SDN 75
19. SDN 78
20. SDN 34
21. SDN 82
22. SDN 40
23. SDN 01
24. SDN 35
25. SDN 25
26. SDN 101
27. SDN 44
28. SDN 15
29. SDN 76
30. SDN 61
31. SDN 52
32. SDN 69
33. SDN 89
34. SDN 55
35. SDN 56
36. SDN O5
37. SDN 45
38. SDN 106
39. SDN 03
40. SDN 83
41. SDN 84
42. SDN 37
43. SDN 79 44.
SDN 60
45. SDN 02
46. SDN 11
47. SDN 103
48. SDN 65.
49. SDN 22.
50. SDN. 42
51. SDN49
52.SDN 53
53. SDN 51
54. SDN 87
55. SDN 86
56. SDN 85
57. SDN 07
58. SDN 58
59. SDN 19
60. SDN 59
61. SDN 24
62. SDN 99
Ketua Lembaga nasional tranparansi angaran republik Indonesia,(lentera RI)
meminta Walikota agar dapat memberikan posisi orang yang tepat untuk duduk di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Bengkulu, kami yakin basic Walikota terpilih merupakan mantan dari Wartawan pasti tahu bagaimana belang Ex.Sekretaris DPRD tersebut, harap Tomi Hardianto S.kom
Saat di konfirmasi beberapa kepsek SD di kota Bengkulu terkait adanya dugaan pungli yang tersusun rapi itu, wartawan bertanya kepada kepsek bagaimana sistem pembayaran Fhoto Walikota dan wakil walikota, ada yang menjawab kami patungan beberapa guru, ada yang menjawab itu sudah masuk Rab sekolah, ada juga membayar dengan uang pribadi, jawab beberapa kepsek SD di kota Bengkulu
Saat dikonfirmasi Walikota terpilih di nomor 0811.737.xx6 mengatakan melalui WhatsApp Agus black” silahkan dikutip sesuai apa yang saya katakan”.
(Redaksi/Dedy Koboy)













