Bengkulu, swara-terini.com 10/10/2025– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu terus berbenah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Hal ini digelar dengan digelarnya Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan yang berlangsung di Aula Ar-Rahmah, pada Kamis (3 Juli 2025).
Kegiatan ini menjadi wadah strategi untuk menilai dan menyusun kembali 163 standar pelayanan rumah sakit, agar lebih relevan dengan kebutuhan pasien serta perkembangan sistem kesehatan modern. Forum tersebut menghadirkan berbagai pihak, mulai dari tenaga medis, perwakilan masyarakat, hingga Ombudsman Bengkulu.
Beberapa rekomendasi penting yang muncul antara lain: peningkatan transparansi biaya layanan, penambahan tenaga dokter spesialis, dan pembenahan sistem antrean pasien agar lebih efisien dan manusiawi.
Direktur RSHD Kota Bengkulu, dr. Lista Cerlyviera, menegaskan komitmen manajemen rumah sakit untuk bersedia menerima seluruh masukan yang disampaikan peserta forum.
“Kami berkomitmen memperbaiki kualitas pelayanan agar masyarakat Bengkulu mendapatkan layanan kesehatan yang nyaman, cepat, dan transparan. Semua rekomendasi akan segera kami implementasikan,” ujar dr. Daftar.
Selain melibatkan pihak internal, kegiatan ini juga mendapat dukungan Ombudsman Bengkulu, yang memberikan arahan terkait pentingnya transparansi dan tata kelola pelayanan publik. Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Kesehatan juga menegaskan dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan RSHD.
“Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas utama, agar masyarakat semakin percaya terhadap pelayanan kesehatan milik pemerintah,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu dalam Berbagainya.
Forum ini juga menghasilkan kesepakatan bersama untuk menerapkan sejumlah inovasi digital, termasuk sistem pendaftaran dan pengelolaan data pasien berbasis teknologi, guna mempercepat proses layanan dan mengurangi antrean.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama untuk merealisasikan seluruh rekomendasi secara bertahap dan terukur. Pemerintah berharap, langkah ini akan menjadikan RSUD Harapan dan Doa menjadi rumah sakit daerah yang profesional, humanis, dan bertaraf internasional, sekaligus menjadi contoh bagi peningkatan layanan publik di sektor kesehatan.
Redaksi/Hendri













