Bengkulu – Proyek Miliaran program pengembangan daya saing keolahragaan di provinsi bengkulu sontak menjadi sorotan publik.
Pasalnya proyek “koordinasi dan sinkronisasi penyediaan prasarana olahraga melalui perencanaan, pengadaan pemanfaatan, pemeliharaan dan pengawasan prasarana olahraga di tingkat provinsi. Belanja barang untuk dijual/diserahkan kepada masyarakat pembangunan GOR volly, yang mana proyek tersebut diduga putus kontrak.

Proyek yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2024 dengan Pagu anggaran yang cukup fantastis mencapai RP.2.991.243.309.30, kontraktor pelaksana PT. RANAFISIA DINAMIKA ANDALAN, waktu pelaksanaan 90 hari kalender, mulai 20 September 2024, selesai 18 Desember 2024.Hasil pantauan beberapa awak media 23-12-2024 di lokasi kegiatan proyek tersebut terlihat tidak ada tukang yang bekerja, sehingga diduga kuat proyek Miliaran tersebut putus kontrak jika di lihat dari papan informasi proyek.
Tidak sampai disitu “awak media mencoba konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada kepala dinas Dispora provinsi bengkulu, tapi sayangnya no WhatsApp kadis tidak bisa dihubungi.
Awak media melanjutkan konfirmasi kepada Sekdis melalui pesan WhatsApp beliau menyampaikan “tahap satu cuma sampai struktur, tahun 2025 mulai lagi, ujarnya melalui pesan WhatsApp 23-12-2024.
Hingga berita ini di terbitkan belum dapat di konfirmasi PPTK kegiatan proyek dan kontraktor pelaksana untuk dimintai keterangan terkait proyek tersebut.(Hen)













