Penolakan Pengesahan SPJ Revitalisasi SMK Taruna KP Bengkulu Tuai Sorotan

Bengkulu Tengah, swara-terkini.com 17/01/2026 – Dinamika internal mencuat di lingkungan SMK Taruna KP Bengkulu setelah Ketua Yayasan Pendidikan sekolah tersebut menolak memberikan pengesahan terhadap Laporan Pertanggungjawaban (SPJ) yang diajukan pihak sekolah.

Ketua Yayasan Pendidikan SMK Taruna KP Bengkulu, Mulyan Susanto, S.Pi., M.Tr.Pi, secara terbuka mengakui dirinya tidak bersedia membubuhkan tanda tangan pada dokumen SPJ yang berkaitan dengan proyek revitalisasi yang tengah berlangsung di sekolah tersebut. Sikap ini memantik perhatian publik, mengingat proyek tersebut menggunakan anggaran negara dan membutuhkan akuntabilitas tinggi.

Saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon, Mulyan membenarkan adanya permintaan tanda tangan yang disampaikan melalui staf sekolah atas arahan Kepala Sekolah, Deva Natalia. Namun, permintaan tersebut langsung ia tolak.

“Benar, kemarin ada staf sekolah yang menghubungi saya dan menyampaikan bahwa kepala sekolah meminta tanda tangan saya. Tetapi saya menolak,” ujar Mulyan.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian dan tanggung jawab hukum selaku pimpinan yayasan. Ia mengaku tidak memperoleh penjelasan rinci mengenai isi dokumen SPJ yang diminta untuk disahkan, baik terkait realisasi kegiatan maupun penggunaan anggaran.

Mulyan menegaskan, tanpa adanya keterbukaan dan penjelasan yang jelas, ia tidak ingin mengambil risiko hukum di kemudian hari akibat pengesahan dokumen yang tidak ia pahami secara menyeluruh.

“Saya tidak tahu apa yang akan saya tandatangani dan apa yang saya sahkan. Karena tidak mengetahui isi dan detail dokumen tersebut, tentu saya menolak. Saya khawatir tanda tangan itu justru menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” tegasnya.

Penolakan ini memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat terkait pelaksanaan proyek revitalisasi di SMK Taruna KP Bengkulu, khususnya menyangkut kesesuaian antara laporan administrasi dan kondisi riil di lapangan.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak Kepala Sekolah SMK Taruna KP Bengkulu belum memberikan keterangan resmi terkait alasan pengajuan SPJ maupun penolakan pengesahan dari pihak yayasan.

Redaksi/Hendri

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *